Breadcumb
img
Peter 02 Dec 2025

Harga Emas Melemah Karena Kenaikan Imbal Hasil AS, Investor Menunggu Keputusan Fed

     Harga emas sedikit melemah di perdagangan Asia pada hari Selasa karena rebound imbal hasil obligasi pemerintah AS membebani logam mulia tersebut, dengan investor bersikap hati-hati menjelang serangkaian indikator ekonomi utama dan keputusan kebijakan Federal Reserve yang sangat dinantikan. Harga emas spot turun 0,4% menjadi $4.213,97 per ons pada pukul 02:41 ET (06:41 GMT) setelah menyentuh level tertinggi enam minggu di sesi sebelumnya. Harga emas berjangka AS diperdagangkan 0,7% lebih rendah di $4.245,55.

     Penurunan ini terjadi karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan berada di dekat level tertinggi dua minggu, menurunnya permintaan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil dan meredam optimisme seputar meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dalam waktu dekat. Meskipun sentimen pasar lebih lemah, sentimen dasar terhadap emas secara umum tetap konstruktif.

     Harga pasar terus mencerminkan ekspektasi kuat bahwa Fed dapat kembali memangkas suku bunga minggu depan, dengan investor bertaruh bahwa inflasi yang melemah dan tanda-tanda meredanya kondisi ketenagakerjaan akan memberi ruang bagi para pembuat kebijakan untuk melonggarkan kebijakan. Pemangkasan suku bunga biasanya akan mendukung emas batangan dengan menurunkan biaya peluang memegang logam safe haven.

     Namun, para pedagang tetap berhati-hati dalam mengambil posisi besar menjelang beberapa rilis data penting. Data ketenagakerjaan sektor swasta ADP bulan November dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan September yang tertunda, ukuran inflasi pilihan bank sentral, dijadwalkan untuk dirilis minggu ini dan dapat secara signifikan mengubah ekspektasi terkait waktu dan skala pelonggaran kebijakan.

     Pasar emas juga terus mencerna ketidakpastian politik seputar kepemimpinan Federal Reserve. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia telah memutuskan seorang calon untuk menggantikan Ketua Fed Jerome Powell tetapi tidak mengungkapkan namanya. Komentar tersebut membuat investor berspekulasi tentang calon-calon potensial, dengan beberapa laporan menunjukkan bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett termasuk di antara kandidat terdepan.

     Logam mulia dan logam industri lainnya diperdagangkan lebih rendah pada hari Selasa karena investor menyesuaikan posisi menjelang keputusan Fed. Harga perak berjangka turun 2,1% menjadi $57,88 per ons setelah mencapai rekor tertinggi $59,44 pada hari Senin.(Investing.com)

Mulailah berinvestasi bersama kami.